Review Samsung Galaxy J7 Prime: Spesifikasi Lengkap Dan Harga

Kali ini GilaGadget.NET akan mereview sebuah gadget genggam terbaru dari brand besar dan kenamaan, Samsung. Yap, seperti yang diketahui bahwa Samsung bulan September kemarin telah merilis generasi terbaru dari keluarga Galaxy J series yaitu Samsung Galaxy J7 Prime.

Samsung Galaxy J7 Prime yang juga mempunyai nama lain Samsung Galaxy On Nxt ini secara resmi diperkenalkan Samsung pada bulan Agustus 2016 ini, dan sekaligus untuk bertarung dan memperkuat barisan smartphone Samsung di kelas mid-end yang termasuk pasar paling ketat di dunia smartphone.

Secara kasat mata, Samsung Galaxy J7 Prime terlihat sangat elegan berkat balutan logam pada keseluruhan bodynya. Ditambah dengan bentangan layar 5,5 inch serta display lengkung 2,5D nya membuat tampilan smartphone ini Nampak semakin premium. Untuk spesifikasi detailnya, mari simak ulasan lengkap dari GilaGadget.net berikut.

Dukungan Jaringan

Pada perkembangannya, Sebuah smartphone dituntut memiliki performa mumpuni untuk bisa terhubung dengan internet. Seperti kebanyakan smartphone terbaru, Samsung Galaxy J7 Prime dibekali teknologi 4G LTE untuk meningkatkan kepuasan pengguna saat terhubung dengan internet. Serta tentu saja terdapat GSM dan HSPA.

Desain dan Body

Samsung Galaxy J7 Prime memiliki dimensi 151.7 x 75 x 8 mm (5.97 x 2.95 x 0.31 in). Serta berat 167 g (5.89 oz). Dan dengan Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by). Samsung Galaxy J7 Prime hadir dengan dua pilihan warna, yaitu hitam dan emas.

Tampilan Layar

Samsung Galaxy J7 Prime sayangnya masih menggunakan layar dengan tipe PLS TFT capacitive touchscreen, 16M colors. Tetapi dengan lebar layar 5.5 inches (~73.3% screen-to-body ratio) dengan resolusi 1080 x 1920 pixels (~401 ppi pixel density) multitouch pastinya tidak diragukan lagi kejernihan layarnya. Sedangkan untuk proteksinya menggunakan Corning Gorilla Glass.

Platform

Samsung Galaxy J7 Prime menjalankan OS Android v6.0.1 (Marshmallow) disertai Chipset Exynos 7870 Octa. Sedangkan CPU yang ditanamkan adalah Octa-core 1.6 GHz Cortex-A53 dengan dibekali GPU Mali-T830MP2 yang sudah sangat mumpuni performanya.

Kapasitas Penyimpanan

Smartphone ini dibekali slot kartu microSD, up to 256 GB. Sedangkan untuk memori internal sebesar 16/32 GB dengan 3 GB RAM. So, pasti akan sangat memanjakan penggunanya.

Kamera

Di era sekarang, kebutuhan kamera untuk mengabadikan setiap momen berharga baik berupa foto maupun video setiap harinya pastilah sangat penting. Untuk itulah para pengguna smartphone mendambakan kemampuan kamera yang mumpuni di smartphone mereka. Lalu, bagaimanakah kemampuan kamera yang ditawarkan Samsung Galaxy J7 Prime? Masih sama seperti Galaxy J series lainnya, Samsung Galaxy J7 Prime dibekali kamera utama 13 MP, f/1.9, 28mm, autofocus, LED flash dan kamera depan sebesar 8 MP, f/1.9.

Sedangkan fitur-fiturnya antara lain Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR. Sementara kamera smartphone ini mampu merekam video dengan resolusi 1080p@30fps, yang sayangnya belum mampu merekam dengan frame rate 60fps. Padahal dengan kebutuhan videography yang semakin massive seperti sekarang ini, frame rate 60fps sangatlah penting untuk membuat video slow motion yang sangat halus.

Sound

Seperti pada umumnya, smartphone ini menggunakan headphone jack berukuran 3.5mm.

Konektivitas

Untuk WLAN, Samsung Galaxy J7 Prime dibekali Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, dan hotspot. Dan juga Bluetooth v4.1, A2DP, LE. Sedangkan kemampuan navigasi dilengkapi GPS with A-GPS, GLONASS/ BDS. Smartphone ini juga dilengkapi FM Radio serta USB tipe microUSB v2.0 dan USB On-The-Go.

Fitur

Samsung Galaxy J7 Prime menambahkan sensor terbaru yaitu fingerprint, sementara sensor-sensor standar lainnya berupa accelerometer dan proximity. Untuk fitur lainnya seperti pesan menggunakan SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM. Sedangkan browser dilengkapi HTML5, serta tidak mendukung Java.

Daya Tahan Baterai

Samsung Galaxy J7 Prime menggunakan battery tanam berjenis Li-Ion 3300 mAh. Dengan daya sebesar itu, smartphone ini mampu bertahan sampai 21 jam saat digunakan di jaringan 3G. Sedangkan saat digunakan untuk memutar music, smartphone ini mampu bertahan sampai 84 jam.

Harga

GilaGadget.net mendapat informasi harga untuk smartphone ini di bulan November 2016 sekitar Rp. 3.742.000. Tentu saja setiap daerah akan berbeda, tetapi untuk spesifikasi yang ditawarkan terlepas keunggulan dan kekurangannya dengan harga tersebut menurut kami cukup worth it.

Itulah ulasan singkat kami tentang produk terbaru dari Samsung yaitu Samsung Galaxy J7 Prime. Overall, Samsung Galaxy J7 Prime adalah pilihan yang tepat untuk pengguna yang mendambakan performa handal untuk kebutuhan sehari-hari termasuk internet maupun gaming di genggaman. Tetapi untuk pecinta photography dan videography dengan smartphone, mungkin akan mempertimbangkannya lagi dengan melihat spesifikasi yang sudah kami paparkan.

    KELEBIHAN
  • Layar lumayan lebar
  • Rasio antara body dan layar pas
  • Dukungan Dual-SIM
  • Dibekali RAM cukup besar
    KEKURANGAN
  • -

Review dan Harga Huawei Fit: Fitness Tracker Dengan Style Jam Tangan

Sekilas Tentang Huawei Fit

Setelah tahun lalu Huawei menjajal keberuntungannya dengan terjun ke ranah perangkat yang dapat dikenakan dengan meluncurkan perangkat wearable jam tangan pintar atau smartwatch berbasis android Huawei Watch. Di tahun 2016 ini, Huawei kelihatannya belum cukup siap dengan smartwatch generasi keduanya, namun yang lebih menarik adalah perluasan lini gadget pakai menjadi sebuah produk baru, dan saat ini Huawei telah memperkenalkan produk terbarunya berupa fitness tracker yang diberi nama Huawei Fit.

Untuk saat ini, para konsumen memiliki berbagai pilihan bagaimana mereka melakukan tracking berbagi aktifitas, mulai dari hardware serta software yang ada dalam smartphone mereka sendiri, berbagai macam gadget wearable, dengan berbagai pilihan mulai dari yang gelang tangan sederhana hingga jam tangan pintar yang memiliki fungsionalitas lengkap dengan harga yang lumayan menguras kantong.

Lalu, apa Huawei Fit ini memberikan hal yang seimbang antara kelengkapan fitur yang dimiliki, kenyamanan dan desain yang menarik, serta harga yang lumayan terjangkau agar dapat menarik lebih banyak konsumen? Silahkan simak apa yang Huawei Fit ini tawarkan untuk penggunanya.

    Dalam box:
  • 1 Perangkat Huawei Fit
  • Kabel Micro-USB
  • Magnetic charging dock
  • Buku Panduan dan buku jaminan dan keamanan

Desain, Bobot, dan Kenyamanan Huawei Fit

Degan body metal yang tipis dan berbentuk bulat, Huawei Fit jelas tidak terlihat seperti fitness tracker kebanyakan, apapun itu desainnya secara umum lebih terlihat seperti smartwatch yang kaya dengan fitur. Jika beberapa diantara para pengguna smartwach mencari tampilan yang didesain fungsional, desain yang dimiliki Fit tidak terlalu kaku untuk digunakan sebagai wearable gadget. Kamu tentunya akan merasa nyaman mengenakan gadget ini seharian, entah itu untuk teman berolahraga ataupun pergi ke kantor.

Salah satu desain yang paling mencolok dari Huawei Fit adalah ketiadaan tombol fisik yang disematkan pada wearable gadget ini, semisal tak ada tombol mode ataupun tombol power. Meski memiliki tombol reset untuk gadget ini, namun tombol tersebut terpasang jadi satu di charging dock, tidak menjadi satu dengan gadget ini sendiri. Hasilnya, Fit hanya mengandalkan interaksi pada layar sentuhnya saja, semisal sapuan ke atas untuk masuk options, tap untuk konfirmasi, dan sapuan ke kanan untuk kembali pada tampilan utama.

Fitur waterproof pada gadget ini juga memungkinkan Huawei Fit dapat digunakan untuk berbagai aktifitas, seperti tidur, mandi, dan lain sebagainya, kecuali bila kamu belum terbiasa untuk memakainya saat tidur maka akan lebih baik dicopot.

Tampillan Display

Display yang dimiliki Huawei Fit dibuat berdasar panel LCD hitam puitih, tak seperti jenis smartwatch monochrome Pebble kebanyakan. Layar LCD tersebut menjadi satu dengan video memeory yang membuatnya tetap dapat menampilakan gambar dengan konstan tanpa mengahruskan prosesor bekerja terus menerus, sehingga lebih hemat daya.

Layar display 1,04 inch tersebut dibekali dengan resolusi 208x208px, mungkin kelihatannya lebih rendah dibanding dengan beberapa smartwatch lain namun semuanya dapat ditampilkan dengan bagus tanpa terlihat pecah-pecah.

Pengaturan Awal dan Kompailitas

Langkah pertama untuk memulai pengaturan Huawei Fit adalah dengan memasang Huawei Wear di smartphone kamu. Lakukan pairing dengan Fit secara langsung melalui aplikasinya tanpa harus berkutat dengan aplikasi blutooth pairing lainnya, dan sesaat setelah kamu menjawab berbagai pertanyaan dasar tentang tinggi, berat badan, maka kamu siap untuk lanjut.

Karena tampilan tatap muka dari Fit ini sendiri terbatas, aplikasi Huawei Wear akan menjadi media untuk mengakses riwayat dari data fitness, melihat indikator baterai, ataupun untuk melakukan rencana kegiatan kebugaran. Aplikasi untuk Huawei Wear akan dapat berjalan dengan baik menggunakan smartphone android KitKat atau yang lebih baru. Ada juga edisi khusus untuk iOS, yang mendukung iOS 8.0 keatas.

Tampilan Tatap Muka

Tanpa adanya tombol fisik yang disematkan, cara satu-satunya yang dapat kamu lakukan untuk melakukan interaksi dengan gadget ini melalui layar sentuhnya. Kamu bisa menyapu ke atas dank e bawah untuk masuk ke menu options, tap untuk memilih, dan sapuan ke kanan untuk kembali ke awal.

Ketika sedang aktif terhubung dengan smartphone, Huawei Fit akan memberitau panggilan masuk. Meski demikian gadget ini tidak dapat menjawab panggilan masuk karena tidak memiliki microphone, jadi hanya cukup untuk menolak panggilan masuk yang tidak diinginkan tanpa harus merogoh ponsel di dalam saku.selain itu, kamu juga bisa memilih aplikasi apa saja yang dapat memberi notifikasi pada Fit, sebanyak mungkin yang diinginkan.

Fungsi Kebugaran

Huawei memberikan penggunanya beberapa cara dalam mengukur aktifitas yang dilakukan dan menentukan target dengan Fit. Salah satu fungsi dasarnya adalah sebagai alat penghitung langkah. Secara otomatis gadget ini akan merekomendasikan 10.000 langkah per hari, meski dapat diatur oleh penggunanya sendiri nantinya.

Pemantau detak jantung juga dapat memberikan gambaran secara umum tentang tingkat kebugaran kamu, dan secara default, Fit akan secara otomatis mengambil pengukuran secara bertahap dan meberimu gambaran lengkap nantinya. Kamu juga dapat mengatur pesan peringatan jika kamu terlalu takut untuk kelelahan saat latihan yang berlebih, memberi peringatan saat detak jantung mencapai tingkat yang berisisko.

Mode latihan utama akan membuatmu dapat memilih berbagai macam aktifitas kebugaran, semisal berjalan, berlari, bersepeda, berenang, ataupun berlari di atas treadmill. Untuk memulainya cukup mudah hanya dengan dengan melakukan sapuan pada layar dan tap untuk memilihnya, setelah hitungan mudur berjalan pada Fit, kamu bisa memulainya. Saat latihan, gadget ini akan menunjukkan beberapa statistik dasar semisal penghitung waktu, kalori yang terbakar, ataupun jarak yang telah ditempuh.

Daya Tahan Baterai

Huawei Fit merupakan smartwatch standart dengan ukurang mungil dan baterai yang mungil pula hanya 80 mAh. Namun tanpa proses meload yang berat, terutama karena memory layar LCD yang begitu rendah daya membuat baterai yang dimilikinya mampu bertahan hingga 6 hari penggunaan. Dan untuk proses pengisian ulang daya Fit, dibantu dengan dock magnetis yang akan mempermudahnya. Pihak Huawei sendiri menyatakan jika waktu pengisian daya tidak lebih dari dua jam.

Jika ada sesuatu yang kurang dari performa baterai dari Huawei Fit, itu dari indikator baterai yang tidak menunjukkan estimasi secara jelas pada layar smartwatch tersebut saat pengisian ulang. Indikator yang ada hanya ikon baterai sliding bar, tapi tak menampilkan estimasi pengisian secara jelas. Satu-satunya cara untuk mengetahui detail secara jelas tentang daya baterai yakni melalui aplikasi Huawei Wear pada smartphone, yang sangat membantu dalam mengetahui berapa persen baterai yang tersisa.

Secara Keseluruhan dan Harga Huawei Fit

Huawei menjual perangkat Fit-nya hanya sekitar $130 atau 1,7 jutaan, dengan dua pilihan gelang yang berbeda, 20mm dan 18 mm. Selain dua pilihan tersebut, kamu dapat mengganti gelang band bawaan sebagai alternatifnya. Gadget Fit ini juga hadir dalam dua warna yakni anodized black dan silver finish aluminum.

Untuk pengguna yang ingin mencoba fitness tracker dan tidak terlalu mementingkan fitur tambahan yang lengkap, memiliki daya tahan baterai yang bagus, dan tampilan layar yang dapat terlihat dengan baik diberbagai kondisi, Huawei Fit merupakan salah satu pilihan yang tepat. Namun disisi lain, gadget ini diharapkan juga memiliki peningkatan pada tatap muka yang lebih baik, software yang dapat menampilkan sesuatu lebih detail dari ini, menawarkan konfigurasi pilihan tambahan, dan juga mendukung fitur yang lebih banyak tanpa harus menyambungkan dengan aplikasi pelengkap semisal aplikasi Huawei Wear.

Akan lebih baik jika harganya gadget ini sedikit lebih rendah lagi, yang dapat membuatnya tampil beda dengan berbagai gadget yang memiliki harga sepadan yang terkadang memiliki fitur lebih.

Memang ada banyak hal yang akan membuat kamu bisa tertarik dengan gadget ini, terutama jika kamu menginginkan sebuah fitness tracker yang tak terlihat seperti layaknya fitness tracker kebanyakan, maka Huawei Fit akan jadi salah satu yang kamu mau.

    KELEBIHAN
  • Baterai tahan lama
  • Layar jelas di luar ruangan
  • Lumayan nyaman
  • Desain menarik mirip gelang jam
  • Tahan air (waterproof)
    KEKURANGAN
  • Kontrol dan tatap muka yang disediakan bisa sedikit susah dan kurang detail
  • Interaksi yang terbatas jika tanpa aplikasi pelengkap Huawei Wear
  • Aplikasi pelengkap Huawei Wear kurang begitu akurat
  • Beberapa fitness tracker menawarkan fungsionalitas untuk harga yang sama (atau mendekati)

Review Meizu MX6: Spesifikasi Lengkap Dan Harga

Sekilas Tentang Meizu MX6

Review Meizu MX6 - Meizu merupakan salah satu brand gadget yang mungkin hanya diketahui oleh para penggila gadget utamanya smartphone (mungkin termasuk kalian yang membaca artikel ini). Kamu pasti sudah menebak jika gadget ini berasal dari Cina? Yup, memang benar. Meizu sendiri memang saingan ketat salah satu vendor yang terkenal lebih dulu Xiaomi. Ketenaranan brand mereka sudah jelas terletak pada harga ekonomis yang ditawarkan.

Kali ini kita akan sedikit mengorek tentang Meizu MX6, salah satu seri MX yang digunakan untuk lini gadget flagship Meizu dan nampaknya kini telah digantikan oleh lini keluarga Pro. Namun, MX6 nampaknya masih berjuang untuk menjadi gadget genggam yang agresif dan tangguh dengan harga yang kompetitif.

    Apa saja yang akan pengguna dalam box:
  • 1 Unit Meizu MX6
  • Wall charger
  • Kabel USB tipe-C
  • Booklet panduan cepat dan alat bantu mengeluarkan SIM

Cukup jelas memang hingga saat ini Meizu tak takut untuk mengadopsi desain lengkungan dari Apple iPhone, tapi ini cukup wajar jika kita melihat upaya vendor ini untuk menambahkan beberapa karakteristiknya sebagai campuran desain yang ada pada Meizu. Selama beberapa tahun, seri MX telah cukup dikenal dengan body tipisnya dan sudut membulatnya.

Seperti Meizu Pro 6, yang telah dirilis awal 2016 lalu, gadget ini terbuat dari bahan metal dan pila strip garis plastik pada bagian belakang sedikit digeser ke atas dan bawah menjadikannya nampak lebih stylish. Terlihat indah, keren dan kokoh ketika didenggam serta akan terasa sedikit lebih ringan jika dibandingkan dengan bodinya. Tombolnya dibuat tenggelam atau tak menonjol layaknya gadget mainstream masa kini.

Tombol home muncul kembali dan sepeti biasanya tak ada tombol navigasi pada sisi-sisinya. Berbentuk seperti elip, tombol home memiliki tiga keguanaan yakni pemindai sidik jari, tombol kembali jika di tap, dan tombol menu utama jika ditekan terus. Pendekatan unik semacam ini memungkinkan Meizu untuk tetap mempertahankan desain minimalisnya.

Pada bagian belakang, gadget ini memiliki kamera mumpuni, bersebelahan dengan lampu flash LED two-tone. Saat ini, kamera dengan sedikit tonjolan memang hal yang sangat lumrah, jadi tak banyak yang akan keberatan dengan bentuk kameranya.

Tampilan Layar

Meizu MX6 menggunakan layar 5.5 inch dengan resolusi 1080x1920 pixel. Dengan kalkulasi sederhana, gadget genggam ini memiliki kerapatan piksel 401 ppi, sebuah kerapatan yang cukup untuk menampilkan gambar yang tajam. Untuk tampilan layarnya sendiri, gadget ini memberikan kesah gambar sejuk.

Tatap Muka

Seperti yang telah dijelaskan di atas, gadget ini tidak hadir dengan framework bawaan Google. Namun jangan khawatir, meski begitu gadget ini dapat dipasangi aplikasi Google Installer yang tidak membutuhkan root sama sekali.

Pada MX6, kita mempunyai tampilan tatap muka khas Meizu, Flyme 5, yang merupakan tampilan tatap muka milik brand ini untuk Android Marshmallow. Tampilan yang sangat berbeda seolah-olah memberi kulit baru pada tampilan OS Google dan memang banyak mendapat inspirasi dari iOS, menu setting yang dapat terlihat ataupun tema yang khas akan kesederhanaan dan minimalis.

Prosesor dan Memori

MX6 ditenagai dengan MediaTek Helio X20, prosesor dengan prosesor berinti sepuluh, yang kesemua intinya terbagi menjadi tiga bagian. Setiap bagian digunakan sesuai dengan kebutuhan dan suplai tenaga yang ada, guna memaksimalkan perpaduan antara kemampuan mumpuni dan efisiensi energi. Gadget ini memiliki kapasitas RAM 4GB dan memori internal 32GB. Untuk system sendiri, perangkat ini telah menggunakan memori internal sebanyak 4GB dan sayangnya tak ada slot memori tambahan untuk microSD, yang mau tidak mau pengguna harus puas dengan kapasitas 28GB yang tersisa.

Untuk performanya cukup memuaskan, MX6 stabil, konsisten, dan pada dasarnya cukup yakin dengan kapasitas hardwarenya. Berbagai game berat seperti game HD juga mampu dilibas dengan baik dan mampu menampilkan berbagai jenis web dengan cepat dan handal layaknya gadget flagship mainstream, dan yang paling penting semua itu mampu dilakukan tanpa panas berlebih yang ditimbulkan.

Konektivitas dan Internet

Browser bawaan Meizu yang juga peramban default perangkat ini cukup responsive dan multifungsi. Jika kamu bukan merupakan pemakai setia Chrome, browser yang dimiliki gadget ini cukup mampu melakukan tugasnya dengan baik, mulus, dan tentunya dengan berbagai fitur bawaan browser yang sangat berguna semisal night mode, reader mode, dan push notificationnya.

Gadget ini telah mendukung LTE atau 4G, yang secara otomatis juga akan mendukung berbagai jaringan sebelumnya yakni 3G dan 2G. MX6 juga memiliki dukungan konektivitas lainnya, semisal NFC, Bluetooth 4.1, dan Wi-Fi.

Kamera dan Kualitas Jepretan

Untuk kamera utama, MX6 dibekali dengan kamera 12MP yang memiliki sensor cukup besar 1.25 μm pixels dengan aperture lensa F2.0. Kamera ini dibantu dengan sistem pendeteksi autofocus dan LED flash ganda. Jadi di atas kertas, memang gadget ini mampu memberikan hasil memuaskan pada cahaya minim, menawarkan kedalaman efek bokeh, dan fokus yang cepat.

Bagi penyuka selfie, dukungan kamera 5MP pada bagian depan akan cukup memuaskan dengan kemampuannya yang baik. Dengan ketajaman gambar yang lebih, membuatnya hasilnya lebih terlihat bagus. Selain itu, gadget ini juga memiliki beautify mode bawaan, yang dapat memperlebar bentuk mata, meruncingkan dagu, meperlembut dan mencerahkan warna kulit.

Hiburan dan Multimedia

Speaker yang dimiliki MX6 ini memang keras. Suara yang dihasilkan kualitasnya tak sebagus tseperti Hi-Fi, tapi juga tak bisa dibilang buruk. Jadi secara umum taka da yang mengesankan dan hanya seperti kualitas gadget kebanyakan yang dapat berfungsi untuk ringtone, alarm, dan berbagai video.

Daya Tahan Baterai

Dengan kapasitas baterai yang cukup besar, 3.060 mAh, seperti yang telah diduga jika Meizu mMX6 memiliki daya tahan baterai yang baik untuk menyokong layar HD dan prosesor tiga-clusternya MediaTex Helio X20. Namun begitu, perangkat ini masih mencoba menawarkan lebih dengan kemampuannya yang dapat bertahan hingga 10 jam saat baterai test. Bahkan lebih dari itu, kemampuan pengisian daya cepatnya juga baik. Dengan aktifitas gaming yang dapat menguras baterai hingga habis, pengisian daya dapat dilakukan selama kurang lebih 86 menit, dari indikator 0% hingga penuh 100%.

Harga Meizu MX6 dan Kesimpulan

Meizu MX6 ini dibandrol dengan harga $300, jika dirupiahkan sekitar Rp. 3.900.00,00 atau sekitar 4 jutaan jika sampai di Indonesia. Dengan harga yang cukup kompetitif untuk gadget kelas atas, smartphone ini bisa menjadi pilihan terbaik dengan rentang harga tersebut.

Secara keseluruhan, Meizu MX6 mampu menampilkan performa bagus, memiliki kamera yang mumpuni, dan baterai yang memiliki daya tahan cukup tangguh. Jika kamu merupakan maniak gadget terbaru, dan tak keberatan untuk melakukan berbagai penyesuaian agar gadget dapat bekerja sesuai dengan keinginan, dan tak keberatan untuk mendatangkannya dari luar negeri, Meizu MX6 merupakan pilihan yang layak untuk dijadikan pertimbangan gadget terbaru kamu selanjutnya.

    KELEBIHAN
  • Desain terlihat kokoh, menawan, dan ergonomis
  • Performa yang cukup baik
  • Battery cukup awet
  • Kamera mumpuni
  • Suara speaker yang cukup keras dan merata
    KEKURANGAN
  • Butuh beberapa penyesuaian agar layanan Google Play dapat bekerja dengan lancar
  • Warna hasil jepretan kurang memuaskan untuk pencahayaan redup
  • Perekam video susah untuk fokus

Cara Mendaftarkan Dan Submit Website Atau Blog Ke Yahoo!

Pada masanya dulu, Yahoo pernah menjadi search engine atau mesin pencari paling populer dan banyak digunakan oleh seluruh pengguna dan pengunjung web. Orang-orang dulu biasanya menggunakan mesin pencarian Yahoo untuk mencari informasi dan memang dulu mesin pencarian Yahoo berada di posisi paling atas dari berbagai mesin pencarian lainnya.

Meski saat ini Yahoo search engine tak sekokoh dulu lagi dengan hadirnya berbagai mesin pencarian lain, terutama munculnya Google yang menjadi search engine unggulan para pengguna dunia maya saat ini, tetap saja masih ada banyak kalangan yang menggunakan Yahoo untuk mencari informasi, membaca berita, atau menjelajahi website dan blog baru yang terindek di mesin tersebut.

Jadi bagi kamu yang ingin meningkatkan visibilitas atau tingkat kemunculan web dan blog pada mesin pencarian tertentu kita harus mendaftarkannya ke serach engine tersebut dan melakukan submit situs yang kita ingin indek. Sekarang yang jadi pertanyaan, bagaimana cara melakukan submit web atau blog pada mesin pencarian Yahoo?

Jawaban yang paling sederhana dari pertanyaan tersebut adalah kita memang bisa submit blog ke Yahoo namun tidak secara langsung karena memang ada sebuah alasan yang besar di balik ini semua, yakni search engine milik Google.

Kenapa Google? Alasan besar tersebut muncul pasca pengembangan pada mesin pencari Google yang menyebabkan popularitas mesin pencarian Yahoo sedikit demi sedikit mulai memudar. Setelah rentang beberapa saat berjalan pasca kemunculan pesaingnya tersebut, Yahoo menyadari jika pengguna mesin pencariannya turun begitu drastis.

Di sisi lain, mesin pencarian yang cukup populer milik Microsoft, Bing, mengalami kesulitan dalam meraih pangsa pasar untuk mesin pencari. Pada akhirnya, di tahun 2008 mesin pencari Yahoo dan Bing menjadi satu. Nah, semenjak saat itulah Bing memainkan peran yang penting dalam pengaturan mesin pencarian Yahoo, mengingat setiap pengindeksan situs dan blog yang ingin kamu masukan ke Yahoo search engine haruslah memasukan situsmu terlebih dahulu ke Bing search engine. Dan Yahoo sendiri tak menerima ataupun mengindeks web atau blog apapun langsung dalam mesin pencariannya.

Untuk alasan semacam itulah, banyak blogger atau webmaster yang ingin mengetahui cara dalam melakukan submit blog blog ke Yahoo agar terindeks mesin pencarinya. Pada artikel ini sendiri kami akan menunjukkan bagaimana caranya blogmu dapat terindek pada mesin pencarian Yahoo melalui Bing. Selengkapnya langsung saja simak tutorial submit blog ke Yahoo di bawah ini.

Submit Blog Ke Mesin Pencarian Yahoo

  • Tahap pertama, kunjungi masuk ke halaman submit Yahoo dan kamu akan diarahkan ke halaman submisi Yahoo.
  • Tahap kedua, klik “submit your site for free” seperti gambar di atas, setelah itu secara otomatis kamu akan diarahkan ke situs Bing webmaster.
  • Pada halaman utama Bing, scroll ke bawah hingga menemukan opsi submit your site atau langsung klik link tersebut.
  • Masukan alamat blog atau web yang ingin di indek lalu submit, seperti tampak di bawah ini.

Dengan cara ini maka blog atau web kalian akan terindek mesin pencari secara umum pada halaman homepage atau laman utamanya dan untuk management tingkat lebih lanjut tidak akan tersedia. Untuk memiliki fitur management lebih lanjut, kalian harus mendaftarkan situs melalui Bing webmaster agar dapat dipantau secara berkala visibilitasnya pada mesin pencarian Yahoo.

Submit Blog ke Yahoo Melalui Bing Webmaster

Untuk melakukan manajemen yang lebih pada website di mesin pencarian Yahoo , kamu harus melakukan submit blog ke Bing webmaster tool, tahapannya bisa diikuti seperti langkah di bawah ini.

  • Tahap pertama, bagi yang sudah memiliki akan Bing, kamu bisa langsung ke halaman utama Bing webmaster dengan sign in terlebih dulu. Namun, bagi yang pelum mempunyai akun Bing, kamu bisa melakukan sign up dari halaman utama Bing dan lakukan proses pendaftaran.
  • Tahap kedua, setelah berhasil masuk ke dashboard webmaster Bing, klik Add a site yang terdapat di bagian tengah halaman seperti di gambar untuk menambahkan blog atau web. Tulis alamat URL blog atau web, skip saja sitemap submission jika kamu belum punya untuk saat ini.
  • Tahap ketiga, untuk mendapatkan laporan traffic dari mesin pencarian Bing secara keseluruhan pilih All Day (Default) yang ada pada menu dropdown.
  • Langkah terakhir, klik Add dan selamat kini blog atau web kamu telah terindek. Bing akan meminta kamu lakukan verifikasi blog (tidak akan kami jelaskan pada artikel ini). Dan selamat sekarang blog kamu sudah dapat dimanage dan dipantau secara penuh pada mesin pencarian Yahoo.

Nah, seperti itulah caranya melakukan submit atau mendaftarkan blog dan web ke Yahoo. Hasilnya kamu akan mendapati situsmu akan terindeks dan meningkatkan visibilitas pada kedua mesin pencarian, baik Bing dan Yahoo. Tak ada salahnya bukan meningkatkan pengunjung dari kedua pengguna mesin pencarian populer tersebut.

5 Launcher Terbaik Untuk Android Yang Ringan Dengan Tampilan Menawan

Memang Android saat ini bisa dibilang menjadi raja di OS gadget genggam dengan kayanya fitur yang ditawarkan dan aplikasi yang tak kalah seru. Salah satu fitur yang menjadikan Android begitu handal yakni kemampuannya yang begitu fleksibel dan mudah untuk dikustomisasi sesuai dengan keinginan penggunanya. Aspek dasar semacam inilah yang membuat OS Android ini kaya dengan perbedaan yang tak akan menjemukkan terutama pada bagian tampilannya.

Berbagai vendor juga membuat tampilan khas mereka masing-masing dengan User Interface-nya sendiri, semisal HTC dengan Sense-nya atau Samsung dengan Touchwiz-nya yang saat ini kemungkinan menjadi custom UI yang paling populer di Android. Namun, apa selera setiap orang sama? Tentunya tidak bukan, tak semua orang menyukai tampilan atau fitur dari UI besutan para vendor besar tersebut.

Untungnya, para pengguna Android sangat dimudahkan dalam memodifikasi tampilan antarmuka atau interface berbagai gadget genggamnya dan membuatnya cocok sesuai dengan keinginan si pengguna. Salah satu hal yang dapat dilakukan yakni dengan menginstal atau memasang custom launcher yang banyak disediakan oleh pihak ketiga. Custom launcher tidak hanya akan memberimu berbagai tampilan mengesankan yang tak menjemukan, namun juga dengan berbagai pilihan menarik akan fitur kustomisasi yang jarang ditemukan pada UI bawaan vendor.

5 Pilihan Launcher Terbaik Yang Patut Kamu Coba

  1. Nova Launcher
  2. Launcher terbaik Android dari pihak ketiga pertama adalah Nova launcher yang semenjak perilisannya ke public beberapa tahun lalu, launcher ini sudah mendapatkan tempat di hati para pengguna gadget genggam Android. Hingga akhir penghujung 2016 ini nampaknya Nova masih menjadi pusat perhatian sebagai salah satu launcher android terbaik, atau malah lebih bisa naik lagi pamornya.

    Tak seperti aplikasi launcher yang kebanyakan yang secara kualitas menurun dari waktu ke waktu, Nova kian menjadi begitu tangguh, membuat berbagai fitur tambahan baru dan memberikan polesan pada poin-poin tertentu dimana akan menyajikan sebuah tampilan yang sempurna.

    Kalau ditanya apakah nilai jual yang dimiliki oleh aplikasi launcher Nova? Jawabannya begitu sederhana, yakni kemampuannya untuk dapat dikustomisasi, ringan, dan memberikan pengalaman pengguna yang baik. Launcher ini secara default akan menampilkan tampilan AOSP klasik, yang dapat dengan mudah dirubah ke tampilan bagaimanapun sesuka penggunanya karena memang fitur itulah yang ditekankan.

    Yang terbaru, Nova membuat beberapa fitur baru yang juga dimiliki oleh Pixel launcher, semisal app drawer dan search bar yang dapat digeser keatas, juga search view baru yang terdiri dari beberapa tab tab baru. Aplikasi launcher terbaik Android ini juga hadir dengan versi Prime dimana fitur yang diseiakan juga lebih kaya.

  3. Apex Launcher
  4. Jika Nova launcher merupakan alternatif yang cocok untuk pengganti berbagai UI bawaan vendor, maka Apex launcher merupakan salah satu launcher terbaik yang dapat dijadikan alternatif pilihan selain Nova. Jika dilihat, sekilas Apex hampir mirip dengan Nova dari sisi kemampuan kustomisasi, fitur, dan berbagai pengalaman pengguna yang diberikan. Memang, apapun yang dapat kamu lakukan di Nova juga bisa kamu lakukan di Apex.

    Apex merupakan salah satu dari sekian banyak launcher yang tidak terlihat bagus dari luarnya dan membutuhkan berbagai pengaturan lebih serta penyesuaian sana sini agar tampilannya memuaskan. Beberapa orang mungkin berfikir ini adalah kekurangan dari segi kedetailan dalam pengaturannya, namun beberapa lagi akan menganggap ini merupakan fitur lebih dari aplikasi ini.

    Selain itu, salah satu perbedaan yang paling mencolok antara Apex dan launcher lainnya adalah tip scale yang dimiliki Apex mendapatkan update lebih sering. Dengan kata lain, Apex tidak memerlukan kamu untuk membeli versi Pro untuk menggunakan beberapa fitur dasarnya, semisal penyesuaian besar kecilnya ikon.

  5. ZenUI Launcher
  6. Sebagai salah satu launcher terbaik Android, ZenUI hampir memiliki semua fitur unggulan yang dimiliki launcher lain, mulai dari layout yang berbeda-beda, tersedianya custom icon pack, pergerakan transisi yang dapat diatur, tema yang bermacam-macam, mneyesuaikan ukuran text atau ikon, nampaknya launcher yang satu ini memiliki semuanya.

    Kamu kurang suka dengan adanya app drawer? Tidak masalah, ZenUI dapat membuat semua aplikasi yang ada di gadget Androidmu bertebaran disepanjang beberapa screen layarmu. Menyukai berbagai cusyom icon pack yang berbeda-beda? Tenang saja, tinggal download custom icon pack-nya dan pasang di ZenUI dalam sekejap saja. Atau kamu bosan dengan tampilan homescreen mu yang itu-itu saja? Mudah saja, tinggal download tema full untuk ZenUI dan atur sesukamu.

    Meski performanya tak selincah dan seringan jika dibanding launcher lain mengingat banyaknya pilihan dan pack yang ada di dalamnya, ZenUI tetap menjadi pilihan terbaik jika kamu mencari launcher gratis dengan kemampuan yang dapat dikostumisasi dan bisa menjadi alternatif UI bawaan ataupun custom launcher Android lainnya.

  7. Google Now launcher
  8. Jika kamu tak terlalu memusingkan dengan kustomisasi karena dianggap hanya buang-buang waktu saja, maka pilihanmu cocok untuk launcher yang sederhana yang dengan mudah bekerja dengan baik dan tampil menarik tanpa banyak utak-atik seperti Google Now launcher.

    Sentuhan yang kental akan pengalaman vanilla Android, Google Now seakan tak ingin membenanimu dengan pilihan yang tidak karuan untuk pengaturan tampilannya. Di sisi lain, tampilan yang ditawarkan serasa berada di UI bawaan, dengan menyediakan pengalaman menyenangkan kepada pengguna reguler yang menyukai akan keindahan tampilannya yang bersih dan menggunakan Google Now berarti butuh akan kesederhanaan tampilan.

    Hingga Pixel Launcher yang terbaru dirilis secara resmi untuk seluruh lini gadget genggam Android, Google Now masih bisa menjadi pilihan tepat akan launcher terbaik Android yang bisa kamu dapatkan untuk tampil lebih simple dan elegan.

  9. Arrow Launcher
  10. Terlepas dari semua launcher di atas, Microsoft juga kini tengah mengusahakan portofolio aplikasi Android yang indah dengan Arrow Launcher-nya yang tengah menjadi aplikasi paling populer dan memiliki rating tinggi di Play Store. Lalu apa yang menjadikan launcher besutan Microsoft ini berbeda dengan launcher-launcher lain di luaran sana?

    Daya tarikk utama dan nilai jualnya tak lagi diragukan berasal dari pengaturan screen yang tersekat-sekat, dengan ukuran lebih lebar dibanding launcher kebanyakan. Secara default, home screen-mu akan berada pada sebelah kanan tampilan utama, tapi dengan menggesernya ke kanan atau kiri akan membawamu berada pada custom screen yang akan menunjukkan kontak favoritmu, to-do list, screen preview yang kaya akan notifikasi, dan terakhir dokumen OneDrive-mu. Dock yang berada pada bagian layar paling bawah akan memunculkan menu pengaturan lengkap, memudahkanmu mengakses fungsi utama gadgetmu, mengingatkan akan Control Center milik iOS.

    Cukup fitur untuk melakukan modifikasi, Microsoft memberi fitur agar dapat mengganti icon pack, mengaktifkan double-tap untuk mengunci, menyembunyikan aplikasi tertentu, san berbagai tweaking yang menarik. Keindahan dari wallpaper bawaan juga merupakan sentuhan indah lainnya yang dimiliki launcher ini. Benar-benar layak untuk didownload dan dipasang di gadget Androidmu.